//
you're reading...
Ekonomi Koperasi

….MENGGAJAK SEMUA KALANGAN UNTUK BERKOPERASI…

  • Definisi Hatta (Bapak Koperasi Indonesia) TENTANG Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki  nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ‘seorang buat semua dan semua buat seorang’

Dampak Langsung Koperasi Terhadap Anggotanya

  • Promosi kegiatan ekonomi anggota
  • Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi, formasi permodalan, pengembangan SDM, pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirausahawan dan bekerjasama antar koperasi.
  • Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat

Dampak Tidak Langsung Koperasi Terhadap Anggota

•          Pengembangan Kondisi sosial ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan

•          Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil

•          Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dg pemberian harga yang wajar antara produsen dg pelanggan, serta pemberian kesempatan yang sama pada koperasi dan perusahaan kecil.

Mungkin dengan mengikuti kegiatan berkoperasi bagi semua kalangan tentu dapat dampak yang akan kita terima dalam berkoperasi.

1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

2. Mendukung secara aktif untuk mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.

4.    Mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Berikut beberapa keuntungan berkoperasi:

  • Peningkatan Skala Usaha

Koperasi memberikan kesempatan pada anggota untuk menjual atau membeli barang jasa secara bersama-sama, sehingga biaya yang timbul menjadi lebih rendah.

  • Pemasaran.

Koperasi menampung hasil produksi anggota dan menjualnya kepasar atau kemitra usaha, dengan menjual secara bersama-sama melalui koperasi, maka biaya yang dikeluarkan oleh setiap anggota menjadi lebih rendah, dibandingkan dengan menjual perindividu.

  • Pengadaan Barang dan Jasa.

Koperasi menyediakan barang dan jasa kebutuhan anggota. Dengan membeli secara bersama-sama melalui koperasi, maka memungkinkan anggota untuk mendapatkan barang daan jasa dalam jumlah dan kualitas yang baik dan harga yang bagus.

  • Fasilitas Kredit.

Koperasi memberikan kemudahan bagi anggota yang membutuhkan fasilitas kredit dalam bentuk proses yang cepat dan mudah melalui usaha simpan pinjam Koperasi

  • Pembagian Sisa Hasil Usaha.

Sebagai anggota kita akan memperoleh bagian Sisa Hasil Usaha (SHU), besarnya SHU dihitung berdasarkan transaksi dan besarnya pertisipasi modal melalui simpanan pokok dan simpanan wajib yang telah diserahkan kepada koperasi.

Sisa Hasil Usaha (SHU)

Sisa hasil usaha atau SHU adalah sisa keuntungan yang diperoleh koperasi setelah dikurangi penyusutan dan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam mengelola koperasi.

Didalam anggaran dasar koperasi telah ditentukan penjatahan atau pembagian SHU itu, seperti berikut:

1.      Untuk dana cadangan                            =     25%

2.      Untuk jasa peminjaman(anggota)      =      25%

3.      Untuk jasa penyimpanan                     =      20%

4.      Untuk dana pegawai                               =      5%

5.      Untuk dana pengurus                             =      10%

6.      Untuk dana pendidikan                          =      5%

7.      Untuk dana social                                     =      5%

8.      Untuk dana pembangunan daerah      =      5%

About bloguli

haloo... my name is a saut hasibuan DIAM Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya ”ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: